Pribadi Berdzikir Minggu, Jul 15 2007 

img_7551.jpg

Pribadi berdzikir
Zikir menjadi kepribadiannya
Alloh tujuannya
RasuluLlah Saw teladan dalam hidupnya
Dunia inipun menjadi surga sebelum surga sebenarnya
Bumi menjadi mesjid baginya
Rumah, kantor bahkan hotel sekalipun menjadi musholla baginya
Tempat ia berpijak meja kerja, kamar tidur hamparan sajadah baginya
Kalo dia bicara, bicaranya dakwah
Kalo dia berdiam, diamnya berzikir
Napasnya tasbih
Matanya pernuh rahmat Alloh, penuh kasih sayang
Telinganya terjaga
Pikirannya baik sangka, tidak sinis, tidak pesimis dan tidak suka
memvonis
Hatinya SubhanaLlah diam-diam berdoa
Doanya diam-diam
Tangannya bersedekah
Kakinya berjihad
ia tidak mau melangkah sia-sia
kekuatannya silaturahim
Kerinduannya tegaknya syariat Alloh
Kalo memang haq tujuannya, maka sabar dan kasih sayang strateginya
Asma amanina cita-cita tertinggi teragung syahid di jalan Alloh
Dan..
Sungguh menarik
Kesibukannya ia hanya asyik memperbaiki dirinya
Tidak tertarik mencari kekurangan apalaagi aib orang lain

Hadirilah majelis-majelis zikir
Raihlah kepribadian berzikir
Dengan selalu hadir menikmati hidangan hidayah Alloh terlezat…
ZikruLlah

-Ustadz Muhammad Arifin Ilham-

Ada Apa dengan Diri-Ku Ini… Kamis, Jul 12 2007 

Azan subuh berkumandang, diriku pun langsung mengambil air wudhu, kemudian melaksanakan sholat berjama’ah dimasjid tercinta. waktu dhuha pun datang menghampiri diriku, lalu kunyalakan laptopku untuk melihat pesan dalam emailku lalu ku lanjtukan dengan melihat informasi dunia…waktu pun terus mengerjakan tugasnya, tak terasa waktu semakin siang, dan ku laksanakan kewajiban ku berikutnya, yaitu kuliah di kampus tercinta, tak tahu mengapa hari ini ku merasakan hal yang beda dengan biasanya, kepala terasa pusing, depresi, tidak semangat, malas tuk bergerak bawaannya hanya mau pulang dan pulang….. lalu tidurrr…Tapi diriku menemukan kembali keceriaan dan semangat dalam menghadapi hidup, setelah diriku bertemu dengan sahabat-sahabat seperjuangan… bercanda ria…hati pun telah lunak…  ditutup dengan makan nasi goreng+mie tiaww….mmmm 

KEUTAMAAN MEMBACA ALQUR`AN Kamis, Jul 12 2007 

Dari Abu Musa Al-Asy`arit berkata, Rasulullah bersabda:

 “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al Qur`an bagaikan buah limau baunya harum dan rasanya lezat. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al Qur`an bagaikan kurma, rasanya lezat dan tidak berbau. Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Al Qur`an bagaikan buah raihanah yang baunya harum dan rasanya pahit, dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al Qur`an bagaikan buah hanzholah tidak berbau dan rasanya pahit.” Muttafaqun `Alaihi.Merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim untuk selalu berinteraksi aktif dengan Al Qur`an, dan menjadikannya sebagai sumber inspirasi, berpikir dan bertindak. Membaca Al Qur`an merupakan langkah pertama dalam berinteraksi dengannya, dan untuk mengairahkan serta menghidupkan kembali kegairahan kita dalam membaca Al Qur`an, kami sampaikan beberapa keutamaan membaca Al Qur`an sebagai berikut :

1.Manusia yang terbaik

.Dari `Utsman bin `Affan, dari Nabi bersabda : “Sebaik-baik kalian yaitu orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya.” H.R. Bukhari.

2.Dikumpulkan bersama para Malaikat.

Dari `Aisyah Radhiyallahu `Anha berkata, Rasulullah bersabda : “Orang yang membaca Al Qur`an dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan bersama para Malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al Qur`an dan ia masih terbata-bata dan merasa berat (belum fasih) dalam membacanya, maka ia akan mendapat dua ganjaran.” Muttafaqun `Alaihi.

3.Sebagai syafa`at di Hari Kiamat. 

Dari Abu Umamah Al Bahili t berkata, saya telah mendengar Rasulullah bersabda : “Bacalah Al Qur`an !, maka sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai syafaat bagi ahlinya (yaitu orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya).” H.R. Muslim.

4.Kenikmatan tiada tara

Dari Ibnu `Umar t, dari Nabi bersabda : “Tidak boleh seorang menginginkan apa yang dimiliki orang lain kecuali dalam dua hal; (Pertama) seorang yang diberi oleh Allah kepandaian tentang Al Qur`an maka dia mengimplementasikan (melaksanakan)nya sepanjang hari dan malam. Dan seorang yang diberi oleh Allah kekayaan harta maka dia infakkan sepanjang hari dan malam.” Muttafaqun `Alaihi.

5. Ladang pahala.

Dari Abdullah bin Mas`ud t berkata, Rasulullah e : “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Qur`an) maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan akan dilipat gandakan dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan “Alif lam mim” itu satu huruf, tetapi “Alif” itu satu huruf, “Lam” itu satu huruf dan “Mim” itu satu huruf.” H.R. At Tirmidzi dan berkata : “Hadits hasan shahih”.

6. Kedua orang tuanya mendapatkan mahkota surga

Dari Muadz bin Anas t, bahwa Rasulullah e bersabda : “Barangsiapa yang membaca Al Qur`an dan mengamalkan apa yang terdapat di dalamnya, Allah akan mengenakan mahkota kepada kedua orangtuanya pada Hari Kiamat kelak. (Dimana) cahayanya lebih terang dari pada cahaya matahari di dunia. Maka kamu tidak akan menduga bahwa ganjaran itu disebabkan dengan amalan yang seperti ini.  H.R. Abu Daud.

van.9f.com

Pesan Terakhir (Sajak oleh Sayyid Quthb) Sabtu, Jul 7 2007 

cimg1735.jpg

Sahabat,

 Andainya kematian kau tangisi…

Pusara kau siram dengan air matamu…

Maka diatas tulang belulangku yang dah luluh..

Nyalakanlah obor untuk umat ini….

Dan Lanjutkanlah gerak merebut kemenangan…

Sahabat,

Kematianku hanyalah suatu perjalanan Memenuhi panggilan kekasih yang merindu Taman-taman indah disyurga..

Tuhan Terhampar menanti Burung-burungnya berpesta menyambutku. Dan berbahagialah hidupku di sana…

Sahabat,

Puaka kegelapan pastikan lebur Fajarkan menyingsing. Dan alam ini kan disinari cahaya lagi…

Relakan lah rohku terbang menjelang rindunya. Jangan gentar berkelana ke alam abadi…

Di sana cahaya fajar memancar…

As-Syahid Sayyid Quthb Rahimahullah -1966 

SEPULUH WASIAT Jumat, Jul 6 2007 

picture1.jpg 

Bacalah — Renungilah — Kemudian Terus Beramal

(1) Apabila saudara mendengar azan, maka bangunlah sembahyang serta merta walau bagaimana keadaan sekalipun.

(2) Bacalah al-Quran, atau tatapilah buku-buku, atau pergilah mendengar perkara-perkara yang baik ataupun. amalkanlah zikrullah, dan janganlah sama sekali saudara membuang masa walau sedikit pun dalam perkara yang tidak berfaedah.

(3) Berusahalah seberapa daya upaya untuk bertutur dalam Bahasa Arab yang betul; kerana Bahasa Arab yang betul (itu, adalah satu-satunya syiar Islam). 

(4) Janganlah banyak bertengkar dalam apa-apa perkara sekalipun kerana pertengkaran kosong itu tidak memberi sebarang apa pun jua kebaikan.

(5) Janganlah banyak ketawa kerana hati yang sentiasa berhubung dengan Allah itu sentiasa tenang lagi tenteram.

(6) Janganlah bergurau kerana umat yang sedang berjuang itu tidak mengerti melainkan bersungguh sungguh dalam setiap perkara.

 (7) Janganlah saudara bercakap lebih nyaring daripada kadar yang dikehendaki oleh para pendengar kerana percakapan yang nyaring begitu adalah suatu resmi yang sia-sia malah menyakiti hati orang.

(8) Jauhilah daripada mengumpat-ngumpat peribadi orang, mengecam pertubuhan-pertubuhan, dan janganlah bercakap melainkan apa-apa yang boleh memberi kebajikan.

(9) Berkenal-kenalanlah dengan tiap-tiap saudara Ikhwan Muslimin yang saudara bertemu dengannya sekalipun ia tidak meminta saudara berkenalan; kerana asas gerakan Dakwah kita ialah berkasih sayang dan berkenal-kenalan.

(10) Kewajipan-kewajipan kita lebih banyak daripada masa yang ada pada kita; oleh itu tolonglahsaudaramu sendiri tentang cara-cara bagaimana hendak mengguna masa dengan berfaedah dan jikasaudara mempunyai tugas sendiri maka ringkaskanlah pelaksanaannya. 

-Imam As-Syahid Hasan Al-Banna-