Alhamdulillah hari demi hari saya jalani, tugas hidup, baik tugas dunia maupun tugas akhirat yaitu mengabdi kepada Allah. Tepat pada bulan februari 2008 saya selaku Ketua LDK MT Al-Khawarizmi Universtias Bina Nusantara akhirnya lengser juga, dikarenakan masa waktu yang telah disediakan sudah berakhir, saya bergabung di MT pada awal tahun 2004, kurang lebih hampir 4 tahun saya bersama para aktifis da’wah di Binus. kesan ku sangatlah mendalam, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, tak bisa diurai dengan tulisan, tak bisa didengarkan, tak bisa diceritakan, tak bisa dirasakan kecuali yang merasakannya, pahit, manis, asem, asinnya da’wah mengarungi dalam hidup, meskipun yang kita anggap manis belum tentu manis, bisa jadi yang pahit di mata kita, manis dimata Allah SWT

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui” (Qs.2:216).

Penerus MT Al-Khawrizmi kini adalah Al-Akh Fazli Hafidzahullah beliau akan memegang amanah yang begitu agung selama satu tahun kedepan, mudah2an Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran, petunjuk, pertolonganya. Allahumansur Ikwannal Mujahidiina Fi Majlis ta’lim Al-khawarizmi.

Dan saya kini, melepas da’wah dibinus, bukan berarti lepas semua, tidaklah demikian, da’wah akan terus berjalan, meski orang2 meninggalkannya. da’wah akan berjalan dengan sendirinya dan kewajiban kita adalah sampai menghembuskan nafas yang terakhir untuk terus menggelorakan panji-panji da’wah dimanapun berada. saya selaku alumi MT 2004 terus melakukan konsolidasi sesama alumni dan terus menjaga hubungan silaturim guna meningkatkan tali persaudaraan, meski jarang sekali jumpa namun tetap ruh2 kami, selalu bersama mereka, meski berbeda jasad.

kini saya mempunyai amanah yang lain, yaitu amanah belajar, walhamdulillah, pada kesempatan kali ini, saya sedang menempuh skripsi di dua universitas.

yang pertama di UIN syarif hidayatullah Jakarta dan yang kedua di Universitas Bina Nusantara, semoga Allah memudahkan saya dalam setiap langkah.

Allahumma Yassir Wala Tuassir. Allahumma La Sahla Illa Ma Jaaltahu Sahla.

dan amanah yg lain pun terus berdatangan, pada kesempatan sekarang ini, saya masih bergabung dengan yayasan Al-Wafi Setia Islami, sebagai sekjen.

Amanah lain sering dimintakan bantuan untuk membantu panitia penyelenggara dalam setiap acara.tak lupa amanah yang besarpun mengampiri diri saya.

sungguh amanah yang luarr biasa, yang tak mungkin bisa dilakukan tanpa bantuan yang lain dan yang pastinya bantuan dari Maha Kuat, Allah Azza Wajalla. amanah tersebut adalah membangun sebuah yayasan baru mempunyai visi misi kedepan yang insyaALLah akan membangun peradaban islam, yang diusung oleh para pemuda yang mencintai Al-Islam. mudah2 an Allah membantu kita semua. Amin Yaa Rabbal A’lamiin.