Multaqo Amal Qur’ani Nasional Dorong Muslim Lebih Mencintai Al-Quran

Posted: Maret 24, 2008 in القرآن

cimg4842.jpg

Keinginan memasyarakatkan pemahaman dan pengamalan Al-Quran yang sempurna seperti dilakukan para sahabat Rasulullah, mendorong lembaga tahfizh Al-Quran seluruh Indonesia berkumpul untuk bertukar pengalaman dalam menerapkan metodologi pengajaran, sehingga dapat menghasilkan para ahli dan penghafal Quran yang berkualitas.

Selama tiga hari mulai sejak 18-20 Maret 2008, sekitar seratus orang peserta yang terdiri dari para Ustadz dan Ustazah dari beberapa Propinsi, mengikuti Multaqo Amal Qur’ani Nasional, di Wisma Haji, Ciloto, Puncak, Jawa Barat. Konferensi Nasional Pertama yang bertema ‘Realitas Pembelajaran Al-Quran di Indonesia dan Potensi Perkembangannya’, ini dibuka oleh Ketua MPRRI Hidayat Nurwahid. Selain itu juga menghadirkan pembicara dari Perwakilan Lembaga Tahfizh Al-Quran Internasional DR Anas Ahmad Karzun, Perwakilan Lembaga Tahfizh Al-Quran Al-Manar Malaysia Ustadz Yaakob Wan Harun, serta dari Departemen Agama.

“Kita ingin memotret amal-amal Al-Quran mulai dari pembelajarannya, baik dari bacaan, tahsin, tanfish, maupun dari segi kelembagaannya. Kita ingin memotret lebih lengkap lagi amalan Qurani di Indonesia, ” ujar Ketua Umum Pusat Layanan Al-Quran Ustadz Abdul Hasib Hasan dalam pembukaan Multaqo Amal Qur’ani Nasional, di Ciloto, Jawa Barat, Selasa(18/3).

Menurutnya, dalam konferensi ini didiskusikan upaya pengembangan amalan Quran baik dari sisi manhaj, metodologi, dari sisi kelembagaan, serta persebarannya di seluruh wilayah Indonesia.

“Kita inginkan bagaimana bisa semaksimal mungkin untuk memasyarakatkan Al-Quran Nulkarim yang bisa menjamin kebahagiaan rohani, kebahagiaan hati, kebahagiaan duniawi dan ukhrawi kita, ” imbuh Ketua Umum Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah ini.

Ustadz Hasib menambahkan, dari pertemuan yang mendapat sambutan positif dari para peserta ini, diperoleh rekomendasi yang lebih komprehensif, sehingga amal Qurani lebih dicintai oleh masyarakat muslim di Indonesia.

Senada dengan itu, Perwakilan Lembaga Tahfizh Al-Quran Internasional DR Anas Ahmad Karzun meminta, agar menyelenggaraan Multaqo Amal Qurani yang sudah dirintis pertama kali, tidak berhenti hanya satu kali, namun berkesinambungan hingga mencapai satu tujuan pengajaran Al-Quran yang sempurna.

“Multaqo ini sudah dilakukan di banyak negara, di Indonesia baru pertama kali, mudah-mudahan ini pertama, tapi bukan yang terakhir, ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lajnah Pentasihan Mushaf Al-Quran Departemen Agama Muhammad Shohib menyatakan, pihaknya menyambut baik penyelenggaraan Multaqo Amal Qurani, yang belum pernah diadakan sebelumnya oleh Depag, diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang nyata untuk kebaikan pemahaman Al-Quran umat Islam di tanah air.

Ia menyatakan, Depag sangat menaruh perhatian besar dengan berbagai pengkajian Al-Quran, karena itu pemeliharaan Al-Quran dibentuklah Lajnah Pentasihan Mushaf Al-Quran, yang bertugas mengkoreksi Al-Quran cetak dan elektronik, selain itu sebagai bentuk kecintaan terhadap kitab suci maka di buat Gedung Bayt Al-Quran yang terletak di TMII.(novel) sumber : era muslim.com

 

Acara tersebut dihadiri oleh para masayikh diantaranya DR. Anas Ahmad Karzun. DR. Hidayat Nur Wahid, MA. DR. Ahzami Samiun Jazuli, MA. KH. DR. Muslih Abdul Karim, MA. DR. Ahsin Sakho.KH. Abdul Hasib Hasan, Lc. Ust. H. Abdul Aziz Abdurrauf, Lc. dan para asatiz dan huffadz lainnya.

kesan saya terhadap acara ini adalah :

sungguhlah indah, nikmat berkumpul dengan para ulama, masayikh, Huffadz, da’i dan da’iyah. semangat da’wah, semangat membaca, menghafal, mentadabburi, memahami, mengamalkan .menyebarkan Al-Qur’an terus melekat dalam diri ini.

Allahummarhamna bil Qur’an, Allahummajalna wa ahlana min ahlil Qur’an hafazoh.

wallahu a’lam bishowab.

 

 

Komentar
  1. zaqi mengatakan:

    Cie……ileeeeh, mas sampeyan jd peserta penuh atau jadi pembicara dalam acara multaqo tsb. minta rincian pesertanya dung, darimana saja mereka berasal dan apa nama lembaga tahfizh yg mereka wakili masing-masing. sekian dan terima kasih.
    ana tunggu jwbnnya, segera ya…..!

  2. esqie mengatakan:

    Wei, lei hai pin tou ah?
    Lei gong mey ah?
    Apa macem bro?

    Eh Jom pegi makan.
    Lemayan…
    Kerren….

    Peserta Juga…
    Pembicara juga..

    mau gantiin DR. Ahzami Samiun Jazuli, MA
    tapi…ehhh dia datang!!!
    hahaha….

    zaqi : ana tunggu jwbnnya, segera ya…!
    esqie : Sebentar ya, aku lagi sibuk nih…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s