Tasyakuran Milad ke-10 PKS di Gelanggang Olahraga Bung Karno Senayan Jakarta, Ahad (04/05) dihadiri oleh ratusan ribu kader dan simpatusan PKS. Turut hadir Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua DPD Isman Gusman, beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Pimpinan Parpol, Perwakilan negara-negara sahabat, Tokoh Media dan Tokoh Nasional.
Ketiga kalinya saya mendatangi stadion gelora bung karno, pada waktu lalu juga untuk menghadiri acara yang sama yaitu MILAD, waktu lalu memang banyak, akan tetapi saat ini lebih banyak lagi, berkali-kali lipat. Perasaan saya pada waktu itu sungguh menggetarkan hati, kumandang takbir begitu bergelora seakan-akan kemenangan itu sudah tampak nyata didepan mata. Yang mungkin waktu-waktu lau hanyalah sebuah impian. Namun pada saat ini hal itu telah terwujud. Subhanallah. Semua orang berbondong-bondong, berdesak-desakkan mema
dati stadion gelora bungkrno untuk menghadiri MILAD PKS yang ke-10. Ternyata pertolongan Allah kian dekat. Sambil hati kecil berkata : suatu hari islam kan kembali menuju era kegemilangan, kedaulatan dapat ditegakkan keadilan, kesejahteraan dapat dinikmati. Allahu Akbar!!!
Ayyuhal Kafirun….
Kalian telah memfitnah kami , bahwa Islam sangatlah keras, kejam, menzalimi.
Engaku Sangatlah salah besar. Kita tidak akan memusuhi kalian jikalau kalian tidak memusuhi kami, kalian takkan dizalimi jikalau kalian tak menzalimi kami, kalian takkan diperangi jikalau kalian tak memerangi kami…
Berikan kesempatan kami, LIHATLAH…Rasakanlah Kenikmatan, keindahan Islam.
Keindahan, keadilan, kesejahteraan dapat kalian rassakan…Yakinalh…Pastilah…
Ya Allah berikanlah kepada kami kesempatan merasakan manisnya syariahmu..
Ya Allah berikanlah kepada kami kesempatan merasakan manisnya suasana islami..
Ya Allah berikanlah kepada kami kesempatan untuk menjadi pemimpin peradaban dunia.
Ya Allah jauhkanlah kami dari fitnahnya dunia, kenikmatan yang menipu….
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.
Tak terasa sudah 10 tahun kita bersama-sama membangunnya, alangah dahsyatnya, alangkah tak menyagkanya, hasil itu pun sedikit-demi sedikt sudah terlihat jelas. Subhanallah..
Apabila Telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,
Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,
Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya dia adalah Maha Penerima taubat.
Laa hawla walakuwwata illa billah



Mei 21, 2008 pukul 4:48 pm |
jazakallah sudah mampir kerumah ana
Mei 23, 2008 pukul 3:27 am |
Bos…. kt ustadz Mu’iz ga ada tuh kata tasyakuran, adanya syukuran, kt beliau tasyakuran artinya mabok…. he..he..he…
Mei 23, 2008 pukul 4:19 am |
liat di situs PK-Tse..
tulisannya tasyakuran, bukan syukuran..
waduh..
lei gong mey ah…???!!!
berarti kader PK-Tse pada mabuk donk!!!
pantesan jadi kaco begini…hehehe…
Juni 25, 2008 pukul 5:02 pm |
Bro akhi…
jadi begini….
ya gitu deh…